Kamis, 18 September 2014



CERITA SEBENTAR

Cerita sebentar, cerita dimana ada kisah tentangnya dan sebentarnya cerita. Berawal dari cerita yang sebentar kisahnya dan tragisnya cerita yang sebentar ini. Sering, saya menyisakan memori yang indah dan harusnya panjang dan entah mengapa harus selalu berakhir sebentar. Sedih memang jika sering di ingat dan sangat tidak adil, tapi mau dikatakan apalagi.

Berawal dari sosial media dan putih abunya masa muda. Semua pasti mengalami macam-macam SMA dan yang tak luput dari SMA yaitu seorang wanita. Yang sejak dulu dikagumi, sampai akhirnya dimiliki dan hingga tiba saatnya berakhir di sakiti. Ini sebuah hukum alam yang lazim, tetapi tidak lazim jika selalu berakhir sebentar.



H+1 pendekatan lewat “celetuk” sosial media, berjalan mulus tanpa hambatan hingga H ke-7. Akhirnya pendekatan mulai lebih kronis sampai jalan dan menjadi gebetan. H ke-14 baru memulai status gebetan menjadi banyak mengukir kenangan bersama yang indah. H ke-21 perubahan status gebetan hingga akhirnya jadian, bermain bersama dan tertawa bersama setiap hari. Setiap waktu pasti tentangnya, memikirkannya dan tak peduli siapa dia. Selalu begitu setiap hari hingga akhirnya ada duka, dan muncul makhluk menyeramkan yang disebut mantan menjadi orang ketiga. Hingga akhirnya kecewa, semua jadi petaka dan hanya menyisakan luka. H ke-50 akhirnya selesai hanya menyisakaan kenangan dan mereka bersaatu kembali dengan merelakan salah satunya terluka.


Tamat. Maklum, orang cuma bentar.